Tatkala menghadapi hiruk pikuk dunia,
dan lelah mengepung langkah yang rapuh.
Namun, seketika keresahan itu reda,
saat kau berikan dekapanmu yang teduh.
Tak ada koordinat dan jalan yang kutuju,
sebab kau hunian yang menyertai tiap langkah.
Tak butuh peta untuk menapaki arah baru,
sebab alamatku terukir di sukmamu dengan indah.
Saat badai datang membawa sembilu,
kau menjelma atap yang memberi rasa aman.
Hanya menatap secercah cahaya di matamu,
sirnalah gelap, terbitlah tenang dan nyaman.
Tak lagi kucari bangunan untuk kutuju,
sebab bersamamu segala gelisah telah reda.
Hanya padamu kusandarkan lara dan pilu,
kaulah rumah terbaik yang takkan pernah pudar rasa.
Karya: Reza Aulia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar