Ada garis yang memisah, kata “versus” berbisik di udara.
Namun, di sela-sela jurang itu, matahari merangkai jembatan cahaya.
Perbedaan menari seperti bayang, membawa ragu, membawa tanya.
Namun, selalu ada harapan yang lembut, menyulam kita menjadi satu cerita.
Peluk perbedaan, genggam erat kemungkinan. Di antara “versus” tumbuh pagi baru.
Puisi karya: Rheza Faadhilah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar