Jumat, 13 Maret 2026

 

LPM Super JIMO STIA ‘AAN’ Yogyakarta Dorong Mahasiswa Menulis Kritis dan Berintegritas melalui kegitan (Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar) PJTD

 

Yogyakarta, 10 Maret 2026 – Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) kembali diselenggarakan pada 13 Februari 2026 di Kampus STIA “AAN” Yogyakarta dengan mengusung tema “Pena Kritis Mengawal Transparansi Publik melalui Jurnalistik Berintegritas.” Tema ini mengandung makna bahwa mahasiswa yang tergabung dalam organisasi pers memiliki peran penting dalam mengawal keterbukaan informasi publik melalui karya jurnalistik yang berintegritas, kritis, dan objektif. Acara yang menghadirkan narasumber Shinta Maharani, seorang pengurus Aliansi Jurnalis Independen Indonesia, ini berlangsung dengan sangat baik.

Kegiatan ini diikuti oleh anggota LPM Super JIMO, delegasi BEM, dan Mapala dengan antusiasme yang sangat tinggi dan positif. Hal tersebut terlihat dari kehadiran peserta yang lengkap, partisipasi aktif dalam sesi diskusi bersama narasumber, serta semangat dalam mengikuti pemaparan materi hingga praktik pembuatan berita dan presentasi hasil penulisan berita. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga langsung mempraktikkan teknik penulisan berita yang baik dan benar, kemudian memperoleh koreksi serta masukan langsung dari narasumber. Proses ini memberikan pengalaman belajar yang lebih mendalam bagi para anggota pers mahasiswa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan susunan acara serta sambutan dari Ketua Panitia, Pimpinan Umum LPM Super JIMO, dan Ketua STIA “AAN” Yogyakarta. Setelah itu, kegiatan inti berupa pemaparan materi jurnalistik oleh narasumber kak Shinta Maharani dan praktik penulisan berita bersama peserta.

Dalam proses persiapan, Ade mengungkapkan bahwa panitia telah melakukan berbagai tahapan penting. “Kami sebagai panitia memulai persiapan dari penentuan konsep dan tujuan acara, penyusunan anggaran, pembuatan proposal, pengiriman undangan, hingga menyiapkan konsumsi dan perlengkapan teknis sebelum pelaksanaan kegiatan pada hari H,” ujarnya.

Sebagai Ketua Panitia PJTD, Ade merasa sangat bersyukur dan bangga karena kegiatan PJTD dapat terlaksana dengan baik, lancar, dan sesuai rencana. “Kerja sama, kekompakan, serta tanggung jawab seluruh panitia dan peserta menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan PJTD pada tahun-tahun selanjutnya mampu memberikan pengalaman, pengetahuan, serta pembelajaran organisasi pers yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi seluruh peserta. Pena yang kritis bukan sekadar alat untuk menulis, tetapi juga menjadi simbol keberanian untuk turun ke lapangan, menyampaikan fakta, serta menggali informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Reporter: Reni Pebriana Napitu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  LPM Super JIMO STIA ‘AAN’ Yogyakarta Dorong Mahasiswa Menulis Kritis dan Berintegritas melalui kegitan (Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasa...