Selasa, 12 November 2024

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Lumpuhkan Aktivitas Masyarakat

 

Sumber : Dok. PGA Lewotobi Laki-Laki

Yogyakarta, 11 November 2024 - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Senin, 11 November 2024, sekitar pukul 07.36 WITA. Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kolom abu mencapai 2.000 meter di atas puncak gunung atau 3.584 meter di atas permukaan laut, menyebar ke arah barat laut. Intensitas erupsi yang cukup besar telah menimbulkan kepulan abu tebal yang memengaruhi jarak pandang di sekitar kawasan tersebut. 

PVMBG telah menetapkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki di Level IV (Awas) dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati radius 7 kilometer dari pusat letusan, dengan batas sektoral 9 kilometer di arah barat daya dan barat laut. Pengamatan seismik juga mencatat adanya gempa letusan dan gempa hembusan yang menunjukkan aktivitas gunung berapi ini cukup signifikan. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperluas area pengungsian hingga di beberapa kecamatan, seperti Titihena, Wulanggitang, Ile Bura, Demon Pagong, Larantuka, Ile Mandiri, dan Adonara Timur, untuk menampung warga terdampak erupsi. Hingga kini, jumlah pengungsi telah mencapai 8.431 orang dari total sekitar 10.000 penduduk yang terdampak. Sebagai langkah antisipatif, BNPB menyiapkan tenda tambahan dan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kebutuhan pokok pengungsi, seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan toilet portabel. 

Erupsi yang terjadi menciptakan tekanan bagi masyarakat di sekitarnya. Dalam sepekan terakhir, Gunung Lewotobi Laki-Laki tercatat telah mengalami lebih dari tiga kali erupsi, sehingga aktivitas warga di wilayah Kabupaten Flores Timur sangat terganggu. Abu vulkanik yang menyebar hingga ke wilayah pemukiman dan lahan pertanian, menyebabkan gangguan kesehatan dan rusaknya tanaman warga. Beberapa fasilitas umum dan sekolah di sekitar area terdampak juga terpaksa ditutup, demi keamanan warga dan anak-anak sekolah. 

Di samping itu, beberapa bandara seperti Bandara Frans Seda di Maumere sampai dengan Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo harus ditutup sementara akibat kepulan abu vulkanik yang mencapai wilayah penerbangan, sehingga memengaruhi jadwal penerbangan dari dan ke wilayah Flores. Kondisi ini menyulitkan mobilisasi warga, terutama mereka yang hendak mengungsi atau membutuhkan akses ke fasilitas medis yang lebih baik. Pihak otoritas bandara terus memantau situasi, dan bandara diperkirakan akan kembali beroperasi setelah kondisi udara dinyatakan aman. 

Pemerintah daerah dan relawan telah mendirikan beberapa posko pengungsian darurat di lokasi yang aman, serta mendistribusikan masker dan logistik kepada warga terdampak. BNPB bersama PVMBG terus melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas gunung dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta mematuhi peringatan resmi untuk keselamatan.

Reporter: Maria Florentina Dhiu

Rabu, 30 Oktober 2024

Administratio Voice Memeriahkan Acara Wisuda dengan Penampilan Memukau

 


Yogyakarta, 29 Oktober 2024 - Administratio Voice STIA “AAN” Yogyakarta kembali menunjukkan bakat dan dedikasinya dalam acara wisuda yang berlangsung pada 19 Oktober 2024. Dengan penampilan yang memukau, Administratio Voice berhasil menambah suasana khidmat dan meriah pada momen bersejarah bagi para wisudawan.

Acara wisuda yang diadakan di Hotel Merapi Merbabu ini dihadiri oleh ratusan orang, termasuk keluarga, dosen, dan tamu undangan. Administratio Voice tampil dengan beberapa lagu pilihan yang menggugah semangat, seperti “Congratulation” dan “ Cublak–Cublak Suweng”. Terdapat penampilan duet dari anggota Administratio Voice yang membawakan lagu “Tak kan Berpaling darimu”. Penampilan mereka tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol penghargaan kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi mereka.

Koordinator Administratio Voice, Rahel Karunia, menyatakan, “Kami merasa bangga bisa berpartisipasi dan diberi kesempatan dalam acara wisuda ini. Kami berharap penampilan kami dapat memberikan kenangan indah bagi para wisudawan dan keluarga mereka”.

Acara wisuda ini menjadi salah satu momen penting bagi para mahasiswa yang telah berjuang selama bertahun-tahun. Dengan kehadiran Administratio Voice, suasana menjadi lebih meriah dan berkesan. Para wisudawan pun merasa terinspirasi dan termotivasi untuk melangkah ke babak baru dalam kehidupan mereka.

Tidak hanya sekadar menghibur, penampilan Administration Voice juga memperkuat rasa kebersamaan di antara anggotanya. Selain itu, banyak pihak yang memberikan apresiasi kepada Administratio Voice atas penampilan mereka, serta bakat dan dedikasi yang sudah diberikan untuk kampus. Kehadiran Administrasi Voice di acara wisuda ini menunjukkan bahwa seni dan akademik dapat berjalan beriringan. Dengan adanya Administratio Voice bakat tarik suara mahasiswa dapat tersalurkan.

Dengan demikian, Administratio Voice STIA “AAN” Yogyakarta kembali membuktikan bahwa mereka bukan hanya sekadar kelompok paduan suara, tetapi juga bagian integral dari komunitas kampus yang mendukung dan merayakan pencapaian akademik. Dengan semangat dan kreativitas yang terus berkembang, Administratio Voice siap untuk menghadapi tantangan berikutnya dan berkontribusi lebih banyak lagi dalam berbagai acara kampus di masa mendatang.

 

Reporter: Natalia Desi Wulandari

Kebersamaan yang Indah

Kebersamaan yang Indah Karya: Dhini Setyawati  Manusia tak hidup seorang diri, Tumbuh bersama dalam lingkaran sesama. Saling menyapa, saling...