Mahasiswa Belajar Membaca Arah
Karya: Anisa Nurrokhimah
Di bawah lampu ruang baca yang redup,
kami menatap lembar kebijakan dengan tekun,
mencari makna di balik setiap huruf,
yang menentukan masa depan kampung dan kebun.
Kami belajar bahwa satu keputusan,
bisa mengubah harga di pasar,
bisa membuat petani tersenyum syukur,
atau justru membuat hidup semakin sukar.
Mahasiswa tidak boleh buta arah,
tidak cukup hanya tahu teori dan definisi,
kami harus berani bertanya dengan gagah,
ketika kebijakan kehilangan empati dan nurani.
Mahasiswa bukan hanya penghafal teori,
bukan sekadar pemburu nilai tinggi,
kami adalah generasi yang peduli,
pada masa depan bangsa dan demokrasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar