Minggu, 13 Juli 2025

PENDAKIAN SLAYER ANGKATAN XXVIII SUKSES DIGELAR DI GUNUNG LAWU ‘’BUKTIKAN SOLIDARITAS DAN KETANGGUHAN ‘’

 


Yogyakarta - Gunung Lawu via Cetho, Gumeng, Kec. Jenawi, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah. 17-20 Juni 2025, Kegiatan Pendakian Slayer Angkatan XXVIII yang dilaksanakan oleh Mapala AGNY telah berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Pendakian yang dilaksanakan selama empat hari, mulai dari tanggal 17 hingga 20 Juni 2025, mengambil jalur Cetho sebagai rute utama menuju Puncak Gunung Lawu.

Pendakian slayer ini merupakan kegiatan wajib bagi anggota muda sebagai syarat pengambilan nomor anggota dan simbolisasi perubahan status keanggotan. Dalam tradisinya, peserta yang telah menyelesaikan pendakian ini akan mengganti slayer mereka dari warna oranye menjadi ungu, yang menandakan bahwa mereka telah menjadi anggota penuh dan berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan lanjutan.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, manajemen waktu dalam pendakian kali ini mengalami perubahan yang signifikan. Jika biasanya pendakian ditempuh dalam waktu dua hari satu malam, kali ini dilaksanakan selama tiga hari satu malam. Keputusan tersebut terbukti tepat, karena waktu tempuh pendakian justru menjadi lebih efisien. Dengan waktu istirahat yang cukup, peserta mampu melakukan perjalanan naik dan turun gunung dengan lebih cepat dan dalam kondisi prima.

‘’Menurut saya untuk pendakian slayer kali ini Alhamdulillah berjalan dengan baik, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya manajemen waktu kami sedikit berbeda, biasanya kami menghabiskan waktu dua hari satu malam. Namun, karena istirahat kami cukup sehingga meskipun harinya lebih lama, tapi waktu yang digunakan untuk naik dan turun gunung lebih cepat dari biasanya’’,  ujar Ika Wijayanti selaku Ketua Umum Mapala AGNY.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian fisik dan mental, tetapi juga menjadi momen sakral yang mempererat solidaritas dan jiwa korsa antaranggota. Dengan semangat kebersamaan, para peserta berhasil menuntaskan pekerjaannya hingga puncak, membawa pulang bukan hanya slayer ungu tetapi juga dengan semangat baru, wawasan serta pengalaman berharga yang tak ternilai.

Reporter : Shelmita Putri Anjani

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kebersamaan yang Indah

Kebersamaan yang Indah Karya: Dhini Setyawati  Manusia tak hidup seorang diri, Tumbuh bersama dalam lingkaran sesama. Saling menyapa, saling...