Oleh : Amanda Rahmawati
Masih begitu
lekat dalam sebuah ingatan.
Bibirku
bungkam, membisu, menelisik,
makna hidup
yang berliku.
Di hatiku
tersimpan rindu saat angin berbisik
Dengan wajah
kaku menyisakan pilu,
tiap sajak
yang kau ramu,
menarikku ke
titik temu,
berharap
malam membawamu ke dalam mimpiku.
Rindu yang
kian membeku, membelenggu,
bagaikan
diterjang dinginnya salju.
Rindu yang
bergemuruh, menyelimuti kalbu,
kaulah musim
semi yang membuatku rindu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar