Kamis, 06 Maret 2025

Ekspektasi dan Realita

Menanggung ekspektasi,

Dari orang-orang tak bersimpati,

Menghakimi dari segala celah,

Membuat kepala rasanya ingin pecah,


Menyalahkan keadaan,

Sampai lupa bahwa Tuhan punya jalan,

Merelakan angan-angan,

Diungkapkan pada keadaan,


Sampai akhirnya para penghuni,

Para penduduk muka bumi memahami,

Mencoba mengerti bahwa semua eksistensi,

Hanyalah angan-angan dan ilusi.


Oleh: Septiani Triastuti



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 Puisi Ada hari-hari yang tidak meminta dimengerti, hanya ingin dilewati tanpa kesimpulan. Aku belajar menghormatinya. Aku pernah per...