Menanggung ekspektasi,
Dari orang-orang tak bersimpati,
Menghakimi dari segala celah,
Membuat kepala rasanya ingin pecah,
Menyalahkan keadaan,
Sampai lupa bahwa Tuhan punya jalan,
Merelakan angan-angan,
Diungkapkan pada keadaan,
Sampai akhirnya para penghuni,
Para penduduk muka bumi memahami,
Mencoba mengerti bahwa semua eksistensi,
Hanyalah angan-angan dan ilusi.
Oleh: Septiani Triastuti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar