Aku pergi dengan rindu yang belum sempat selesai,
meninggalkan pintu rumah yang
perlahan menutup sunyi.
Di saku kecilku, kusimpan doa Ibu,
di langkahku kutahan gemetar harapan
Ayah.
Di kota asing,
aku belajar memeluk sepi tanpa
suara.
Kadang hanya dinding kamar
yang tahu beratnya air mata.
Ada hari-hari ketika aku ingin
pulang,
menyerah pada jarak yang terasa tak
berujung.
Namun, aku ingat,
ada mimpi yang menunggu untuk
diwujudkan.
Namun, aku bertahan
sebab masa depan, tidak tumbuh dari menyerah.
Aku anak rantau,
yang menyulam mimpi dari jarak dan luka.
Dan suatu hari,
aku pulang membawa kemenangan,
serta nama keluarga
yang kutinggikan dengan perjuangan.
Karya: Umi Ida Jauhariyah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar