Jumat, 20 Juni 2025

Studi Banding LPM Super JIMO STIA “AAN” Yogyakarta 2025 “Membangun Relasi dan Pertukaran Ide untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi Pers”

 


Yogyakarta, 14 Juni 2025 – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) STIA “AAN” Yogyakarta kembali melaksanakan salah satu program kerja dari Divisi Jaringan Kerja, yaitu Kegiatan Studi Banding. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin relasi antarlembaga pers mahasiswa serta memperluas wawasan terkait pengelolaan redaksi, produksi karya jurnalistik, dan pengembangan organisasi media kampus. Dengan mengusung tema “Membangun Relasi dan Pertukaran Ide untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi Pers”, LPM Super JIMO melaksanakan studi banding dengan LPM Suara Sikap UPN Veteran Yogyakarta yang berlokasi di Kampus Unit II UPN Veteran Yogyakarta di Jalan Tambak Bayan No. 2, Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Acara berlangsung dengan penuh semangat dari seluruh anggota, baik dari LPM Super JIMO maupun LPM Suara Sikap. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dari masing-masing divisi, yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur organisasi dan program kerja mereka. Materi atau sistem kerja yang dinilai relevan dan bermanfaat akan dipertimbangkan untuk dijadikan sebagai masukan dan rekomendasi dalam pengembangan organisasi ke depannya. Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana seluruh divisi dari LPM Super JIMO dan LPM Suara Sikap saling bertukar ide, pengalaman, serta pandangan terkait pengelolaan organisasi dan strategi pengembangan antarorganisasi LPM.

Pimpinan Umum LPM Suara Sikap menyampaikan kesannya bahwa kegiatan studi banding ini cukup berkesan karena memberikan gambaran perbedaan struktur dan tanggung jawab antar divisi di kedua LPM.

“Menurut saya, studi banding kemarin cukup berkesan karena ternyata ada beberapa perbedaan dalam tanggung jawab tiap divisi antara LPM Suara Sikap dan LPM Super JIMO. Hal itu menjadi sesuatu yang menarik dan bisa menjadi pelajaran bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar kedua LPM dapat terus menjalin komunikasi dan bekerja sama di masa mendatang.

“Semoga ke depannya LPM Suara Sikap dan LPM Super JIMO bisa bersinergi dan berkolaborasi lagi,” tutupnya.

 

Reporter : Naila Nur Arifah


Cahaya Ilmu

Berjalan tanpa arah yang pasti,

Bagaikan kapal hanyut di lautan sepi.

Tiada kompas, tiada bintang,

Hidup pun terasa bimbang.

 

Tanpa ilmu dalam dada,

Laksana malam tanpa cahaya.

Langkah tersesat, jiwa gelisah,

Terombang-ambing dalam lelah.

 

Kepada siapa aku bertanya?

Tentang masa depan yang bermakna,

Jika bukan kepada ilmu,

Yang menuntun dari gelap menuju terang.

Karya: Naila Nur Arifah


 

Kamis, 12 Juni 2025

Kegiatan Bakti Sosial BEM STIA “AAN” 2025: Wujud Kepedulian Mahasiswa kepada Anak Panti


Yogyakarta, 7 Juni 2025 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIA “AAN” Yogyakarta kembali melaksanakan salah satu program kerja intinya, yaitu kegiatan Bakti Sosial (Baksos) tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja utama Kementerian Agama BEM STIA ”AAN” yang berfokus pada pengabdian masyarakat, khususnya kepada anak-anak panti asuhan. Tahun ini, Baksos dilaksanakan di Panti Asuhan Amanah Al Maa’uun yang terletak di Jl. Imogiri Timur No. KM 12, Ganten, Trimulyo, Kecamatan Jetis, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dengan mengusung tema “Satu Hati, Satu Peduli: Bersama Membangun Senyum Anak Panti”, kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menyalurkan bantuan berupa sembako, tetapi juga sebagai bentuk upaya meningkatkan kesadaran sosial mahasiswa terhadap lingkungan sekitarnya. “Tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama bisa membawa perubahan signifikan bagi kehidupan mereka,” ujar Fransisca Dea Yulianti, Ketua Panitia Baksos 2025.

Baksos kali ini terasa lebih istimewa dibanding tahun-tahun sebelumnya karena terdapat banyak pembaruan dalam rangkaian acaranya. Selain penyerahan bantuan, panitia dan relawan juga mengadakan permainan dan sesi bercerita bersama anak-anak panti. Suasana kehangatan dan kebahagiaan sangat terasa dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini.

Pihak yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi anggota Kementerian Agama BEM STIA ”AAN” Yogyakarta, perwakilan dari tiap kementerian lainnya di BEM, serta dosen dan civitas akademika STIA ”AAN” Yogyakarta yang turut memberikan dukungan baik secara morel, materel, maupun fasilitas.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan sangat baik dan tanpa kendala yang berarti. Saya mewakili seluruh panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung, mulai dari pengumpulan dana hingga terlaksananya kegiatan ini,” ungkap Fransisca.

Sebagai harapan ke depan, Fransisca berharap Kementerian Agama BEM STIA ”AAN” Yogyakarta terus memperkuat sinergi internal untuk mewujudkan program kerja yang lebih baik.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi jembatan untuk membangun kebahagiaan, bukan hanya anak-anak panti, tetapi juga bagi sesama yang membutuhkan,” tutupnya.

 

Reporter : Mutia Zahra Kinehru

 

Minggu, 08 Juni 2025

Langkah Bersama, Harapan Bersama : Jalan Sehat Kembali Warnai Dies Natalis STIA “AAN” Yogyakarta


Yogyakarta - Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) “AAN” Yayasan Notokusumo Yogyakarta telah menyelenggarakan jalan sehat pada Sabtu, 24 Mei 2025. Acara jalan sehat yang bertema “Guyup Rukun Agawe Majune Kampus STIA ‘AAN’” merupakan salah satu kegiatan dalam rangkaian acara Dies Natalis STIA “AAN” Yogyakarta ke-46. 

Koordinator acara, Muhammad Kus Yunanto, S.I.P., M.PA., menjelaskan makna dari tema jalan sehat tahun ini. Guyup artinya bersama-sama, Rukun artinya menghilangkan pertikaian atau perselisihan, Agawe Majune Kampus STIA “AAN” artinya bertujuan untuk kemajuan kampus STIA “AAN”. “Jadi, makna dari Guyup Rukun Agawe Kampus Majune STIA “AAN” yaitu marilah kita bersama-sama menghilangkan pertikaian atau perselisihan bertujuan untuk kemajuan kampus STIA “AAN” Yogyakarta,“ jelasnya.

Peserta jalan sehat ini melibatkan sivitas akademika STIA “AAN” Yogyakarta serta alumni. Selain itu, masyarakat sekitar kampus juga dilibatkan untuk memeriahkan acara ini. Bahkan partisipasi masyarakat pada jalan sehat tahun ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Ketua STIA “AAN” Yogyakarta, Happy Susanto, S.Sos., M.A., M.PA., menjelaskan bahwa rangkaian Dies Natalis ke-46 dimulai dengan lomba fotografi dan akan ditutup pada Sabtu, 14 Juni 2025 dengan pidato ilmiah oleh dosen STIA “AAN” tentang inovasi pelayanan publik serta pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur atas peran kampus dalam mencerdaskan bangsa. Beliau juga mengungkapkan alasan jalan sehat dipilih sebagai salah satu rangkaian acara Dies Natalis selama tiga tahun berturut-turut, “Kegiatan ini murah, ringan, dan dapat melibatkan banyak pihak, terutama masyarakat sekitar kampus. Harapannya, STIA “AAN” semakin dekat dan akrab dengan masyarakat, sehingga mereka merasa memiliki dan mengenal kampus ini lebih dari sekadar tetangga.”

Acara ini juga dimeriahkan oleh organ tunggal dan pembagian puluhan doorprize, dengan tiga hadiah utama, yaitu dua unit sepeda dan satu mesin cuci. Ibu Runtun, salah satu warga yang mendapatkan doorprize utama yaitu sepeda mengungkapkan kegembiraannya “Kegiatan ini sangat menyenangkan, kami berjalan bersama-sama dan saya tidak menyangka bisa  mendapatkan hadiah ini,” ujarnya. Beliau juga menyampaikan harapannya “Semoga STIA “AAN” ke depannya semakin jaya dan akreditasinya semakin bagus”.

Acara jalan sehat berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Seluruh peserta tampak menikmati suasana, baik dari segi kebersamaan maupun hiburan yang disediakan. Selain itu, peserta juga dapat mencicipi berbagai sajian kuliner yang dijual di stand-stand yang tersebar di sekitar area acara. Panitia turut memberikan ruang bagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STIA “AAN” untuk membuka stand, sehingga turut meramaikan dan memperkenalkan aktivitas mahasiswa kepada masyarakat.

Usia ke-46 tahun merupakan masa yang cukup panjang bagi berdirinya sebuah perguruan tinggi, semoga STIA “AAN” Yogyakarta terus bertahan, tetap berdiri kokoh, dan terus berinovasi serta semakin dikenal oleh masyarakat luas agar terus bisa melahirkan calon-calon pemimpin bangsa. 


Reporter:

Tsalis Sabrina 

Novita Fitriani


 Puisi Ada hari-hari yang tidak meminta dimengerti, hanya ingin dilewati tanpa kesimpulan. Aku belajar menghormatinya. Aku pernah per...