Yogyakarta, 14 Juni 2025 – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) STIA “AAN” Yogyakarta kembali melaksanakan salah satu program kerja dari Divisi Jaringan Kerja, yaitu Kegiatan Studi Banding. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin relasi antarlembaga pers mahasiswa serta memperluas wawasan terkait pengelolaan redaksi, produksi karya jurnalistik, dan pengembangan organisasi media kampus. Dengan mengusung tema “Membangun Relasi dan Pertukaran Ide untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi Pers”, LPM Super JIMO melaksanakan studi banding dengan LPM Suara Sikap UPN Veteran Yogyakarta yang berlokasi di Kampus Unit II UPN Veteran Yogyakarta di Jalan Tambak Bayan No. 2, Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta.
Acara berlangsung dengan penuh semangat dari seluruh anggota, baik dari LPM Super JIMO maupun LPM Suara Sikap. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi dari masing-masing divisi, yang memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur organisasi dan program kerja mereka. Materi atau sistem kerja yang dinilai relevan dan bermanfaat akan dipertimbangkan untuk dijadikan sebagai masukan dan rekomendasi dalam pengembangan organisasi ke depannya. Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana seluruh divisi dari LPM Super JIMO dan LPM Suara Sikap saling bertukar ide, pengalaman, serta pandangan terkait pengelolaan organisasi dan strategi pengembangan antarorganisasi LPM.
Pimpinan Umum LPM Suara Sikap menyampaikan kesannya bahwa kegiatan studi banding ini cukup berkesan karena memberikan gambaran perbedaan struktur dan tanggung jawab antar divisi di kedua LPM.
“Menurut saya, studi banding kemarin cukup berkesan karena ternyata ada beberapa perbedaan dalam tanggung jawab tiap divisi antara LPM Suara Sikap dan LPM Super JIMO. Hal itu menjadi sesuatu yang menarik dan bisa menjadi pelajaran bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kedua LPM dapat terus menjalin komunikasi dan bekerja sama di masa mendatang.
“Semoga ke depannya LPM Suara Sikap dan LPM Super JIMO bisa
bersinergi dan berkolaborasi lagi,” tutupnya.
Reporter : Naila Nur Arifah
