Yogyakarta – Mapala "AGNY"
mengadakan seminar bertajuk “Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat” pada 16
Maret 2025 di Omsimas, Karangwaru. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali
anggota Mapala "AGNY" dan masyarakat agar lebih peduli terhadap
lingkungan serta berperan aktif dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Seminar ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan mengenai
pengelolaan sampah secara efektif dan efisien.
Seminar ini menghadirkan pemateri dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta diikuti oleh masyarakat Karangwaru dan perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STIA "AAN" Yogyakarta. Pihak STIA "AAN" Yogyakarta turut mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kehadiran peserta dari berbagai lapisan masyarakat menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
Menurut panitia, seminar ini
dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang metode
pengelolaan dan pemanfaatan sampah secara tepat. “Kami berharap seminar ini
dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah bukan hanya
tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat,” ujar
Yuliwidiastuti, anggota Mapala "AGNY". Ia juga menekankan pentingnya
edukasi berkelanjutan agar masyarakat dapat berperan dalam menjaga lingkungan.
Kegiatan ini dipersiapkan selama dua
minggu sebelum pelaksanaan. Omsimas dipilih sebagai lokasi seminar karena
dianggap strategis untuk edukasi lingkungan bagi warga setempat. “Masalah
sampah seakan tidak ada habisnya. Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat
agar tidak hanya menyadari pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga bersedia
mengambil tindakan nyata,” tambahnya.
Sebagai bentuk aksi nyata, Mapala
"AGNY" juga berencana berkolaborasi dengan masyarakat dalam aksi
bersih sungai. Kegiatan ini menjadi simbol penting bahwa menjaga lingkungan
bukan hanya sekedar teori, tetapi harus diwujudkan dalam aksi langsung. Selain
itu, Mapala "AGNY" juga mengajak masyarakat untuk mengadopsi gaya
hidup ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan
memilah sampah sejak dari rumah.
Dengan adanya seminar ini,
diharapkan masyarakat dapat menerapkan metode pengelolaan sampah dengan
efektif, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain itu,
partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah diharapkan dapat
mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Masyarakat juga didorong untuk
membangun bank sampah serta mendukung program daur ulang sebagai langkah nyata
dalam menjaga lingkungan.
Seminar ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga, mahasiswa, dan pemerintah setempat dalam memperkuat sinergi untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi saat ini dan mendatang. Dengan semangat gotong royong, diharapkan pesan dari seminar ini dapat terus bergema dan mendorong masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menjaga lingkungan.
Reporter : Aulia Putri &
Susilowati
