Kamis, 25 September 2025, Maumere,
Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, memiliki beragam budaya dan
pariwisata yang belum banyak diketahui masyarakat luar. Kota Maumere menyimpan
banyak sekali keberagaman budaya dan wisata alamnya yang tak kalah indah. Kota
ini merupakan rumah bagi empat suku utama yaitu Kangae, Paga, Nita, dan Sikka
yang terbesar. Keempat suku ini memiliki keragaman budaya dalam setiap sukunya
masing-masing.
Salah satu tradisi dan keunikan budaya Maumere ialah Tarian Adat Hegong yang sering sekali ditampilkan dalam acara adat, pernikahan, maupun perayaan besar yang ada di Kota Maumere. Adapun lagu kebanggaan masyarakat Maumere salah satunya ialah ”Maumere Manise” yang dibawakan dengan iringan alat musik tradisional seperti Gong Waning dan alat musik lainnya yang memberikan ciri khas tersediri dan menggambarkan identitas budaya setempat.
Selain itu, tenun ikat Maumere
yang kaya akan motif dan makna memberikan ciri khas tersendiri.Tenun ikat
Maumere memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjungi Kota Maumere.
Wisatawan pun diajak ikut serta melihat proses pembuatan sarung dari awal
hingga akhir, ini juga merupakan daya tarik untuk wisatawan, baik wisatawan
dalam negeri maupun luar negeri.
Selain itu Maumere juga mempunyai minuman lokal khas yang disebut Moke. Moke merupakan salah satu minuman kebanggaan masyarakat Maumere, Moke terbuat dari hasil fermentasi sari pohon koli yang disuling secara tradisional untuk menghasilkan rasa khas dengan sedikit kandungan alkohol. Moke sering dikonsumsi pada acara adat, upacara tradisional, dan pertemuan komunitas sebagai simbol keramahan dan kebersamaan dalam budaya masyarakat Flores. Minuman ini tidak hanya menjadi bagian dari tradisi tetapi juga memiliki nilai sosial yang penting, mengikat tali persaudaraan antar warga.
Selain nilai budaya, pembuatan Moke
juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat lokal sebagai produk khas yang
dapat dikenalkan kepada wisatawan sebagai bagian dari pengalaman budaya otentik
Flores. Namun, produksi moke dilakukan secara tradisional dengan skala kecil
sehingga mempertahankan cita rasa asli dari minuman ini, Moke ini sering kita
jumpai di acara adat maupun acara lainnya.
Dari sisi pariwisata, Maumere
banyak sekali menawarkan keindahan yang menarik salah satunya yaitu Pantai Koka
yang memiliki hamparan pasir putih dan alam yang asri. Pantai Koka ini terletak
di Desa Wolowiro, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka. Pantai Koka memiliki dua
teluk kecil yang dipisahkan oleh batu karang yang sangat besar hingga membentuk
dua teluk dari kedua sisi, itu yang membuat pantai ini menjadi pantai yang unik
dan indah. Hamparan pasir putih yang indah dan angin pantai serta suara deburan
ombak yang mendukung suasana pantai yang menambah daya tarik wisatawan.
Tak hanya itu, Pantai Koka mempunyai daya tarik lain yaitu dengan
keberadaan tebing-tebing yang secara alami yang mengelilingi pantai serta bukit
hijau dan asri menambah keindahan Pantai Koka itu sendiri. Meski akses menuju
pantai harus diperbaiki, namun keindahan yang ditawarkan oleh Pantai Koka dapat
menghapus kelelahan dalam perjalanan. Dengan segala pesonanya, pantai ini
merupakan salah satu pantai kebanggaan masyarakat Maumere.
Reporter: Elisabeth Putri Suleng