Kisah derita hidupku bukanlah karangan,
Bukan pula sebuah bualan.
Hidupku yang selalu berteman kesendirian,
Namun, ku tak pernah putus harapan.
Liku hidupku penuh pilu,
Dalam keadaan yang tak menentu,
Sebuah pengalaman yang ‘kan kukenang
selalu,
Sungguh kenyataan yang teramat pahit,
Sungguh keadaan yang begitu sulit.
Rintihan batinku menjerit,
Mereka bilang masa depanku sempit.
Namun, di hati kecilku selalu terbesit,
Semangat untuk terus bangkit.
Meskipun kesulitan terus melilit,
Dalam meniti kehidupan yang serba sulit.
Wahai Tuhan Yang Maha Pengasih,
Yang tak pernah pilih kasih,
Jadikan aku sebagai yang terpilih
Agar derita segera beralih.
By: Rokhim
