Yogyakarta
- Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Maluku (IKAPELAMAKU) Daerah Istimewa Yogyakarta
(DIY) merayakan milad organisasi yang ke-55 tahun sekaligus memperingati Hari
Pattimura dalam acara bertajuk “Kalesang
Hidop Orang Sudara” pada Sabtu, 21
juni 2025. Acara ini menjadi ajang silaturahmi, refleksi sejarah, dan penguatan
identitas budaya Maluku di tanah rantau.
Meskipun
Hari Pattimura resmi diperingati setiap 15 Mei, IKAPELAMAKU DIY sengaja
menggabungkannya dengan milad organisasi untuk memperkuat makna perjuangan dan
kebersamaan. Tema ”Kalesang Hidop
Orang Sudara” (Hidup Rukun Bersama Saudara) dipilih sebagai pengingat
pentingnya persatuan dalam keberagaman, terutama bagi mahasiswa Maluku yang
sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Acara
dibuka dengan sambutan dari M. Hatta Tausikal selaku Ketua IKAPELAMAKU DIY,
menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan melanjutkan semangat
kepahlawanan Pattimura dalam bentuk kontribusi nyata di dunia pendidikan. ”Kami
ingin mahasiswa Maluku tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga aktif
membangun jaringan dan melestarikan budaya,” ujarnya.
Rangkaian
acara diisi dengan talkshow
bertema ”Pattimura dan Relevansi Perjuangannya bagi Pemuda Maluku Masa
Kini”, menghadirkan pembicara dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat
Maluku. Selain itu, pertunjukan budaya turut memeriahkan acara, seperti Tarian Cakalele,
lagu-lagu daerah Maluku, serta pembacaan puisi bertema perjuangan. Peserta
terlihat antusias, terutama saat menyaksikan penampilan kolaborasi musik
tradisional dan modern yang menyatukan generasi muda dengan akar budayanya.
Kehadiran
perwakilan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Super JIMO STIA "AAN"
Yogyakarta menambah semarak acara. Salah satu anggota LPM yang hadir
menyatakan, ”Acara seperti ini penting untuk mendokumentasikan dinamika
mahasiswa daerah sekaligus mempromosikan budaya Maluku kepada masyarakat luas”,
ujarnya.
Perayaan
milad ke-55 IKAPELAMAKU DIY dan Hari Pattimura tidak hanya menjadi ajang
refleksi, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi generasi muda Maluku.
Melalui kolaborasi, edukasi, dan pelestarian budaya, mereka membuktikan bahwa
semangat Pattimura tetap hidup dalam setiap langkah perjuangan masa kini.
Reporter : Miranti

