Yogyakarta, 29 April 2025 — Sebagai
wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian alam, Mahasiswa Pecinta Alam
(Mapala) AGNY dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) “AAN” Yogyakarta
sukses melaksanakan kegiatan bersih-bersih di Gunung Andong melalui jalur
pendakian Sawit, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Gunung Andong menjadi salah satu
gunung favorit para pendaki, terutama pemula, karena memiliki jalur yang
relatif pendek dan pemandangan yang indah. Namun, popularitas ini juga
menyebabkan meningkatnya jumlah sampah yang ditinggalkan oleh pengunjung.
Sampah seperti plastik, botol minum, dan sisa makanan sering ditemukan di
sepanjang jalur pendakian maupun area puncak. Hal ini mendorong Mapala AGNY
untuk mengadakan aksi bersih-bersih sebagai bentuk kontribusi terhadap
pelestarian alam.
Kegiatan ini dilaksanakan pada
tanggal 27 April 2025 dan diikuti oleh 20 peserta, termasuk anggota aktif
Mapala AGNY dan juga mahasiswa dari luar kampus yang memiliki kepedulian
terhadap isu lingkungan. Kegiatan dimulai sejak pagi hari, ketika para peserta
menelusuri jalur pendakian dari puncak hingga basecamp sambil memungut sampah yang berserakan. Sampah-sampah
tersebut dikumpulkan ke dalam kantong sampah yang disediakan, kemudian dibawa
turun untuk dibuang secara bertanggung jawab di tempat pembuangan akhir.
Selain kegiatan bersih-bersih, para
peserta juga melakukan sosialisasi singkat kepada para pendaki lain yang mereka
temui di jalur. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi pentingnya menjaga
kebersihan dan tidak meninggalkan sampah di alam. Peserta mengajak para pendaki
untuk membawa turun kembali sampah mereka, serta menjaga kelestarian lingkungan
sekitar.
Lia, salah satu mahasiswa STIA “AAN”
Yogyakarta yang ikut dalam kegiatan tersebut, mengungkapkan antusiasme dan
kebanggaannya bisa menjadi bagian dari aksi ini. “Saya sangat senang bisa
berpartisipasi. Kegiatan ini menambah pengalaman saya dan menyadarkan saya
bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian
alam,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Mapala AGNY
tidak hanya menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga
memberikan edukasi bahwa mencintai alam berarti ikut melestarikannya untuk
generasi mendatang.
Reporter : Elisabeth Kansia Nona
Isna