Suasana sukacita
memenuhi kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi “AAN” Yogyakarta saat
mahasiswa, dosen, dan tamu undangan menghadiri perayaan Natal bersama yang
berlangsung pada Sabtu, 18 Januari 2025. Dengan tema “Yesus Lahir di Hatiku”,
acara ini menjadi momen penuh makna untuk mempererat kebersamaan dan
memperdalam makna iman terutama bagi umat Kristiani di kampus STIA “AAN”
Yogyakarta.
Acara dimulai
pukul 16.00 WIB di Ruang 13 kampus STIA ”AAN” dengan ibadah yang dipimpin
olehKakak Yudi Kristianto Mentor Campus Awakening. Dalam
khotbahnya, beliau mengingatkan pentingnya membuka hati untuk kasih Kristus
yang dapat mengubah hidup setiap individu. “Natal bukan hanya tentang perayaan,
tetapi tentang bagaimana kita memberi ruang bagi Yesus untuk tinggal di hati
kita dan menjadi terang bagi sesama,” ujar Kakak Yudi Kristianto.
Setelah proses
ibadah rangkaian acara dilanjutkan dengan beberapa penampilan seni dari panitia
di antaranya ada vocal group dan
duet, mereka mempersembahkan penampilannya dengan baik dan tentunya menghibur
semua hadirin. Selain penampilan seni, mereka juga mengadakan sesi tukar kado
dimana semua mahasiswa yang hadir dalam ibadah dan perayaan natal bersama,
mereka mendapatkan kado dengan cara diundi bersama, dan tentunya dengan adanya
sesi ini tambah membangun suasana yang semakin meriah.
Ketua panitia,
Windi Veronica Pandiangan, menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan acara
ini. “Saya sangat bersyukur karena acara ini dapat berjalan lancar. Melalui
tema ‘Yesus Lahir di Hatiku’, kami ingin mengajak seluruh keluarga besar STIA
“AAN” untuk merenungkan makna Natal yang sesungguhnya, yaitu kehadiran Yesus
yang membawa damai dan sukacita di hati kita,” ujar Windi.
Sebagai penutup
acara, kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto sebagai dokumentasi untuk
selaludikenang ke depanya.
Dengan semangat
yang dibawa dari perayaan ini, kita semua keluarga besar STIA “AAN” Yogyakarta
diharapkan dapat terus menjalin kebersamaan yang erat dan menjadi terang bagi
masyarakat sekitar.
Kulon Progo 2024, salah satu bentuk
pengabdian mahasiswa dalam menanamkan kreativitas anak-anak menjadi tantangan
tersendiri. Melalui program pembelajaran berbasis proyek, mahasiswa dituntut
untuk membuat sebuah proyek dan dilengkapi dengan struktur organisasi proyek.
Pada mata kuliah Manajemen Proyek semester 7, oleh dosen pengampu Ibu Lulu
Anastesi Sayekti, S.Pi., S.AP., M.Si. Berbagai proyek telah rampung
dilaksanakan sesuai kreativitas dan inovasi dari mahasiswa, adanya proyek ini membuktikan
bahwa mahasiswa mampu terjun langsung sebagai bentuk pengabdian serta
meningkatkan kepekaan terhadap Masyarakat maupun inovasi kewirausahaan lewat
proyek bagi gen z.
Sumber: Tim Media Kreatif, Desember 2024
Kelompok 1 dengan
proyek “Melatih Kreativitas Anak melalui Learning
by Game Pengelolaan Sampah Plastik di TBM nDalem Kartonaden Kulon Progo”,
telah sukses berjalan dan memberikan kesan baik dari peserta hingga pihak yang
terlibat. Ide ini muncul dari rendahnya minat belajar dan maraknya peningkatan
pernikahan dini sejak tahun 2023, dilansir dari Kompas.com “Pengadilan Agama
(PA) Wates mencatat ada 64 permohonan dispensasi pernikahan bagi pasangan usia
anak sepanjang Januari hingga pekan ketiga November 2023 ini. Permohonan
itu sudah lebih tinggi dari catatan PA Wates selama Januari–Desember 2022, yakni
54 dispensasi. Pernikahan ini paling banyak dialami anak usia 16-17 tahun,
namun paling muda masih umur 14 tahun.” Faktor ini tidak menjadi satu-satunya, namun
peran orang tua dirasa masih kurang karena kesibukan bekerja dan ketidakmampuan
orang tua dalam memahami pembelajaran yang diajarkan di sekolah juga menjadi
faktor rendahnya minat belajar. Akhirnya, kelompok 1 mengaplikasikan ide-ide
untuk melatih kreativitas anak-anak yang tergabung ke dalam Taman Bacaan
Masyarakat (TBM) nDalem Kartonaden.
Dipimpin oleh Rahmalia Nabila Nuryana selaku
Pimpinan Proyek dan rekan-rekan yang bertugas melalui struktur organisasi
proyek dibawah ini, telah mendulang kesuksesan dari partisipasi peserta hingga
apresiasi Ibu pemilik sekaligus pengelola TBM.
Sumber: Tim Media Kreatif, Desember 2024
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari minggu,
15 Desember 2024 mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB. Rangkaian kegiatan
diawali pembukaan acara, sambutan ibu pemilik sekaligus pengelola yaitu Ibu
Wahyu Aminati dan dilanjutkan sambutan dari pimpinan proyek diselingi dengan
perkenalan mahasiswa yang bertugas, lalu ice breaking (senam gemu fa mi
re dan senam pinguin), dilanjutkan dengan acara inti yakni kreasi plastik
tempel (plastik yang digunakan adalah bungkus jajan bekas atau sampah) durasi
acara selama 60 menit. Selanjutnya sesi games, terdapat tiga games yang
dimainkan yaitu games angka bom (kelipatan 3,6), games tebak kata, dan games
ular naga. Tidak lupa makan bersama untuk para peserta sembari menunggu hasil
penjurian karya yang dinilai kreatif dan rapi, setelah makan bersama selesai
saat nya pembagian sedikit reward bagi peserta, terdapat tiga kategori
mulai dari TK-SD kelas 1, SD kelas 2-5, SD kelas 6-SMP kelas 1. Reward ini
diberikan sebagai penopang semangat dan apresiasi antusias peserta karena telah
mengikuti kegiatan. Ditutup dengan acara foto bersama, pembuatan konten, dan
sayonara, para peserta pulang ke rumah masing-masing.
Dalam menjalankan proyek ini tentu ada hambatan yang
tidak bisa kami publish, namun terciptanya banyak kenangan membuat
semangat itu tetap tumbuh dan menjadi dorongan untuk berkarya kedepannya. Menjadi pimpinan bukan
hal mudah dalam menjalankan sebuah proyek, berbekal pengalaman terdahulu Nabila
cukup mumpuni sehingga suksesnya proyek ini. Tidak hanya dilihat dari pimpinan
proyek namun kerja team yang dijalin antara satu dengan yang lain sangat baik.
Terlepas dari itu yang tidak kalah penting adanya kerja sama dengan Ibu Wahyu
Aminati dan Bapak Kawit Mujiana turut membantu mempersiapkan tempat dan para
peserta, juga menambah tokoh penting di balik kesuksesan acara kami.
Sumber: Tim Media Kreatif, Desember 2024
Special thanks to STIA “AAN” Yogyakarta, Ibu
Lulu Anastesi Sayekti, S.Pi., S.AP., M.Si. selaku dosen pengampu mata kuliah Manajemen
Proyek, Bapak Kawit Mujiana selaku Carik Kalurahan Banyuroto, Ibu Wahyu Aminati
selaku pemilik dan pengelola TBM nDalem Kartonaden, dan tidak lupa kepada
rekan-rekan yang bertugas. Support, dukungan, serta doa telah terpanjatkan bagi
kami dan proyek ini dapat berjalan sesuai harapan kami, mohon maaf apabila ada
salah penyebutan dan pengetikan di dalam artikel ini. SEE U NEXT PROJECT!!